Workshop Outcome-Based Education (OBE) Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Menuju Sertifikasi / Akreditasi Internasional

pet obe1

Workshop Outcome - Based Education (OBE) telah dilaksanakan oleh Jurusan Peternakan-Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) yang berlangsung di ruang rapat 1 Fakultas Pertanian Unsyiah pada Tanggal 28 Oktober 2019. Kegiatan ini sangat penting terkait dengan persiapan usulan akreditasi/ sertifikasi internasional dari salah satu program studi dilingkungan Fakultas Pertanian dimana Program Studi Peternakan (S1) telah terpilih salah satu dari 11 program studi seluruh PTN/PTS Indonesia yang mendapat program fasilitasi rekognisi sertifikasi/ akreditasi internasional oleh Kemenristekdikti tahun 2019.  

Tujuan Workshop OUTCOME-BASED EDUCATION (OBE) adalah sebagai upaya untuk mendapatkan arahan dan pengalaan  langsung dalam mempersiapkan kelengkapan akreditasi internasional Prodi S1 Peternakan dan penguatan penyusunan dan penerapan kurikulum OBE sebagai syarat pengajuan akreditasi/ sertifikasi internasional. Narasumber kegiatan ini adalah Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc.,  Ph.D., IPU., ASEN Eng yang merupakan wakil dekan Fakultas Peternakan-UGM yang telah memperoleh sertifikasi AUN-QA dan akreditasi ASIIN. Dalam kata sambutannya Ketua Jurusan Peternakan Prof. Dr. Eka Meutia Sari, M. Sc mengatakan bahwa Program Studi  Peternakan merupakan satu satunya Prodi di Unsyiah yang mendapatkan Bimbingan Teknik (Bimtek) dari Kemenristek Dikti dan sampai saat ini telah mengikuti Bimtek 3 dengan ketua Tim Dr. Aman Yaman, M.Agri. Sc. Sementara Dekan Fakultas Pertanian Prof. Dr. Samadi, M.Sc mengatakan bahwa sertifikasi/akreditasi internasional merupakan salah satu program unggulan Fakultas Pertanian dalam rangka menginternasionalisasikan Fakultas Pertanian. Diharapkan kedepan beberapa Prodi lainnya yang ada di Fakultas Pertanian dapat mengusulkan sertifikasi/akreditasi internasional. Sampai saat ini akreditasi Fakultas Pertanian Unsyiah baru dilakukan oleh BAN-PT dan sudah terdapat enam program studi di Fakultas Pertanian yang memperoleh Akreditasi A. Kegiatan ini diikuti oleh Tim AKSER Internasional Jurusan Peternakan, seluruh dosen Jurusan Peternakan, wakil dari FKIP, Jurusan THP dan Agroteknologi FP-Unsyiah.

pet obe2

Prof Budi dalam penjelasannya menyatakan langkah utama sertifikasi AUN-QA merupakan hal strategis dalam persiapan akreditasi internasional selanjutnya (ASIIN). Pentingnya akreditasi internasional juga karena tuntutan dunia pendidikan dan dunia kerja dimana  pada tahun 2020 lulusan dituntut kemampuan skill outcome yang berasala dari kurikulum berbasis active learning and innovation, leadership and problem solving, technology and iniative, digital transportmation system.  Untuk itu maka jangan resisten terhadap perubahan terutama dalam pengembangan kurikulum untuk merespon industri sehingga wawasan mahasiswa berkembangan dengan belajar pada kondisi yang ril (indo livestock, sarasehan dll). Kurikulum juga perlu memperkuat industry requirement with education process (kurikulum) melalui  penguatan implementasi kurikulum outbased seperti menerapkan blended learning dalam pembelajaran kurikulum.

Hal paling penting menurut Prof Budi : kurikulum didesain dari visi misi prodi/PT, fokus pada komptensi/learning outcomes, backward curriculum design. contructive aignment (assesmen-learning activities-comptentences/learning outcomes, create learning opportunities dan menjalankan PDCA). Selain itu perlu persiapan fisik termasuk sarana prasarana yang standar dan rekognisi dosen.

Melalui kegiatan diharapkan nantinya Jurusan Peternakan akan mampu menyusun dan menjalankan kurikulum OBE menjadi lebih baik, demikian juga program studi lainnya dilingkungan Universitas Syiah Kuala  yang akan menyusulkan sertifikasi/akeditasi internasional sesuai persyaratan yang diwajibkan.